[FF] All Day Long

Title: All Day Long
Part : OneShoot
Genre : Romance, other

Main Cast:
– Lee Ho Won (Hoya Infinite)
– Kim Hyun Ae (Author/OC)

Other Cast:
– Shin Hyun Kyo
– Infinite Members
– ZE;A Member
– BEAST Member
– Block B Member
– Yoogeun

Creator by : Ana Vichae Horvejkul

Yeoja ini memiliki mata yang indah. Mata yang membiusku tepat saat itu dengan tatapannya yang sendu juga tajam. Mata yang membuat seluruh jiwaku untuk jatuh dan mencintainya hingga sekarang ini. Semua yang ia miliki, menurutku benar – benar sempurna. Tubuhnya yang langsing, lalu mata, rambut, hidung, bibirnya, dagunya. Semuanya benar- benar sempurna untukku. Hatinya pun juga sama. Namun, dibalik penampilan fisiknya yang sempurna ini, menurutku ia adalah gadis yang rapuh dan ini membuatku bertahan untuk melindunginya dan tetap mencintainya hingga sekarang ini.

Kuelus rambutnya penuh kasih sayang dan dengan lembut. Kuharap ini tidak akan membangunkannya saat ini. Dan kukecup pucuk kepalanya penuh kasih sayang. Terus berharap bahwa aku tidak akan pernah meninggalkannya dan kehilangannya.

“Eungh.. oppa…kau kenapa?kau minum lagi ya?”tanya yeojaku yang manis ini. Saat ini ia terbangun karena tindakanku barusan. Wajahnya masih terlihat mengantuk akibat pekerjaannya yang memang melelahkan. Bagaimana tidak ? ia bekerja hingga jam 3 pagi. Dan sejak kemarin malam, aku menemaninya disini. Di sebuah klub tempat remaja – remaja maupun kalangan lainnya ini melepaskan seluruh penat mereka. Kalian pasti tahu klub apa yang aku maksud. Tidak perlu kujelaskan lagi. Kutatap lagi wajahnya yang masih terlihat mengantuk itu. Ah, ia benar – benar terlihat manis ketika bangun tidur seperti ini.

“Tidurlah, aku tahu kau sangat lelah..”ucapku sambil menyandarkan kepalanya di bahuku yang cukup berisi. Ia menepis tanganku dan mengerucutkan bibirnya.

‘’ Aigoo, Ho Won Oppa. Bagaimana bisa kau menyuruhku tidur disana? Itu kan keras.”ungkapnya sebal dan menonjok lenganku pelan. Membuktikan ucapannya barusan.

“Baiklah.. kau mau tidur dimana?”tanyaku. Ia langsung menunjuk sofa yang memang letaknya tak jauh dari tempat kami saat ini. Ia pun langsung berdiri dan membawa mantelnya ke arah sofa tersebut. Aku segera menarik lengannya, mecegahnya untuk pergi kesana.

‘’Jangan disana, tadi itu tempat Woohyun hyung menumpahkan harakiri cocktailnya ketika menamaniku menunggumu. Kau tahu ? Dia mabuk berat karena minum itu. Dan membuat Sunggyu hyung harus mengangkatnya seorang diri karena yang lain tidak mau mengangkatnya. ‘’jelasku panjang lebar. Aku pun segera menariknya untuk tidur di pahaku.

‘’Arasseo, aku akan tidur sekarang..kau tidak kerja ,eh ?’’tanya Hyun Ae yang mulai mencari posisi tidur ternyamannya.

‘’Yah, kau tahu sendiri bagaimana pekerjaanku bukan ? hanya memperluas area kekuasaan saja. Itu mudah. ‘’kataku sambil tertawa kecil. Hyun Ae tersenyum kecil dan menatapku dalam. Ia terdiam cukup lama.

‘’Waeyo ? ada yang salah denganku ?’’tanyaku sambil meraba wajahku. Hyun Ae menggeleng pelan. Ia bangun lalu duduk disebelahku dan menatapku dalam.

“Tidak ada,, Aku hanya ingin bilang. Aku menyayangimu, oppa”ucapnya sambil mengelus pipiku pelan. Aku sedikit kaget dengan ucapannya, aku merasa ia agak aneh sekarang. Jarang sekali ia mengatakan itu. Biasanya aku yang mengatakan ini. Namun aku tetap senang dia mengatakan ini. Setidaknya ia mengungkapkan bagaimana perasaannya terhadapku. Aku memeluknya erat seakan tak akan melepaskannya lagi.

Kini kami hanya terdiam sambil berpelukan lama sekali. Dan tak mengucapkan sepatah kata pun. Aku benar – benar ingin menghabiskan banyak waktuku bersamanya. Namun waktu jarang sekali mengijinkannya karena waktuku yang selalu diisi dengan masuk ke rumah sakit akibat memperluas wilayahku di kota Seoul ini. Dengan geng-ku tentunya. Dan ia selalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai DJ disini. Seperti sekrang ini misalnya,

♪Norul saranghange nomunado huhwega dwae wae naman irohkedo apahanunji

Nae modun gol da junge huhwega dwae, niga miwojyo miwojyo nal ttonagajima♪

Aku mengambil handphoneku yang sedang menjerit-jerit di atas meja dam melepaskan pelukanku dengan kecewa. Tentu saja aku kecewa, kapan lagi aku punya waktu dengan Hyun Ae selain sekarang?

“Yeoboseyo?”

“………….”

“Bwoo??!! Bagaimana bisa Taehun gagal mempertahankannya? Aish. Aku akan segera kesana. Bersiaplah kita akan berangkat sekarang juga!!”

“………..”

“Tentu saja sekarang Sungyeol-a! Aish!”ucapku penuh kekesalan pada Sungyeol yang baru saja telepon dan mengatakan padaku, Taehun gagal mempertahankan kawasan timur laut. Sudah kuduga sejak awal, sebaiknya Dongjun saja yang menjaga kawasan timur laut. Ah, bagaimana bisa aku memilih Taehun dulu? Pabo!

Aku melirik Hyun Ae yang sedang sibuk dengan handphone nya sekarang. Wajahnya memang tidak bisa berbohong. Ia sudah mendengar perkataanku tadi, dan ia tahu aku akan pergi lagi. Wajahnya menunjukkan bahwa ia sedih sekali.

“Jagiya,,, mianhae…aku…”

“Pergilah oppa. Aku tahu wilayah itu penting untukmu.”katanya sambil tersenyum masam. Aku menghampirinya dan memeluknya lagi. Aku sungguh menyesal tersu menerus meninggalkannya seperti ini.

“Mianhae, jeongmal mianhae. Kau tahu bukan? Ini sangat penting untukku.. kalau tidak.. appa akan..”kataku terputus, karena Hyun Ae meletakkan jari telunjuknya di bibirku.

“Ssstt, aku tahu, kalau kau gagal mempertahankan 70% wilayah yang kau miliki maka appamu akan menyuruhmu meneruskan pekerjaannya sebagai mafia. Eo?”katanya melanjutkan kalimatku yang terputus. Aku langsung mengecup dahinya lalu turun kebibirnya.

“Aku janji, ini tidak akan lama.. Aku pergi dulu. Kalau ada sesuatu yang menganggumu telpon saja aku ! ‘’ kataku sambil berlari menuju markas pusat kami yang tidak jauh dari tempatku dan Hyun Ae berada tadi.

“mengganggu ya.. ah, sebaiknya yang itu tidak usah diceritakan”guman Hyun Ae.

***

[Hyun Ae POV]

BRUUGHH !

Aku merebahkan tubuhku di sofa dan menatap langit – langit klub tempatku bekerja ini.

‘’lagi –lagi berakhir seperti ini. Kapan dia mau meluangkan waktunya untukku lebih lama ? Tantangan appanya itu bisa membuatku gila ! ‘’umpatku kesal. Sudah yang keberapa kalinya hal seperti ini terulang ? Di saat yang bagus seperti ini. Ho Won oppa harus mengalahkan geng lain yang ingin merebut kekuasaannya. Ah, cukup sudah hal ini terjadi. Aku pun memutuskan menelpon Hyun Kyo untuk menjemputku.

“Hyun Kyo-a? kau bisa jemput aku sekarang?”

‘’…………. ‘’

‘’Ah ?jinjjayo ? bagaimana dengan Min Seok oppa ? Ui Chul oppa?”

“…………..”

“Gwaencana.. aku bisa pulang naik bus kok..Yah, kuharap sekelompok orang aneh itu tidak akan menggangguku lagi.”kataku sambil memutus telepon.

Aku pun segera merapikan meja sebentar dan menuju kamar mandi untuk berganti pakaian. Setelah kurasa siap, aku pun mengunci pintu dan memastikan semuanya aman dan berjalan menuju halte. Tak lupa kubwa paying lipatku untuk berjaga – jaga apabila ada yang mengangguku seperti waktu itu.

Yah, beberapa waktu yang lalu aku pernah diganggu oleh beberapa orang yang hamper saja memperkosaku kalau aku tidak ditolong oleh Hyun Kyo dan Myung Soo yang datang menjemputku karena khawatir aku belum pulang.

Sepanjang jalan aku merasa tenang – tenang saja berjalan melintasi area perumahan yang cukup sepi pada saat itu. Namun lama kelamaan aku merasa ada yang mengikutiku di belakang. Aku pun segera menoleh ke belakang takut – takut itu sekelompok orang yang sama seperti kemarin.

“Tidak ada?”kataku sambil menggidikkan bahu. Aku pun berjalan kembali sambil mengenggam payung lipatku erat –erat.

Langkah kaki beberapa orang terdengar olehku, Kurasa mereka mulai mendekat. Aku pun mempercepat langkahku dan sedikit berlari. Aku melihat kakiku.

‘’Aish ! kenapa aku tidak bawa sepatu ! berlari dengan highheels tentu saja tidak akan menyelamatkanku dari penjahat.’’gumanku.

Aku makin mempercepat langkahku dan melihar ke arah belakang.

‘’Oh ? itu firasatku saja ya ? tidak ada di belakang…’’kataku. Aku pun berbalik dan membulatkan mataku.

***

[Ho Won POV]

“Arggghh!! Apa yang kalian lakukan hingga terebut!!”bentakku sambil menendang Taehun yang sedang memegangi lukanya. Anggota lain hanya melihatku dengan ketakutan.

“Mianhae, aku lengah saat itu..dan lagi mereka cukup kuat!”kata taehun membela diri. Myung Soo menatap taehun sinis.

“Payah sekali, kau lupa ‘BLACK SHARK’ adalah geng terkuat di kota Seoul saat ini? Mau kau taruh dimana image itu!!!”kata Myung Soo yang kemudian memberikan beberapa pukulan sebagai pelampiasan kekesalannya.

Aku pun segera duduk di kursi berwarna hitam yang letaknya dekat denganku dan melihat Myung Soo yang masih kalap menghajar Taehun. Hyun Kyo yang memang ada dengan kami semua langsung menghentikan Myung Soo.

“Oppa, hentikan.. jebal. Ini sudah cukup..”kata Hyun Kyo sambil menarik Myung Soo ke pinggir. Myung Soo melirik Hyun Kyo sebentar dan mendengarkan Hyun Kyo bicara lalu ia berjalan ke pinggir.

Woohyun hyung yang berada disebelahku menatapku meminta jawaban.

“Apa yang akan kau lakukan untuk merebut kembali kawasan Timur Laut, eo?”tanya Woohyun hyung.

“Entahlah, belum ada yang bisa kukatakan saat ini. Aku bingung, hyung”jawabku sambil mengacak rambutku.

“Kau tahu? Kami selalu bisa membantumu. Kau tinggal sebutkan saja rencana awalmu dan kami akan membantumu. ‘’kata Dongjoon sambil menepuk bahu ku. Aku mengangguk pelan.

“Yang dikatakan Dongjoon benar, pikirkanlah rencanamu dengan baik lalu katakan pada kami semua. Tenang saja, kita pasti bisa merebutnya lagi.”kata Heechul yang diikuti anggukan oleh Sungyeol, woohyun hyung dan yang lain.

“Pergilah keluar dan cari udara segar. Siapa tahu kau akan dapat rencana yang bagus nanti.”kata Sunggyu hyung menyemangatiku. Aku mengangguk pelan. Aku pun segera keluar dari markas dan pergi menuju sungai di dekat markas.

***

[Author POV]

‘’Halo manis~ ‘’

‘’YA !! apa yang kau lakukan ! lepaskan tanganku !!! ‘’pinta Hyun Ae pada sekelompok namja yang menganggunya kbeberapa waktu yang lalu.

‘’Sirheo !! kau belum menemaniku waktu itu. Kita gagal karena kedatangan tamu bukan ?’’kata namaja berambut coklat tua itu.

“Ah, kau benar Jaehyo. Mereka tidak akan datang lagi bukan?”sahut teman namja yang bernama Jaehyo tadi.

“Tentu saja, mereka tidak akan mengangganggu kesenanganku kali ini bukan?”kata Jaehyo sambil mendekatkan wajahnya ke Hyun Ae. Hyun Ae yang merasa kesal langsung menampar Jaehyo.

“Siapa yang kau maksud dengan’kesenanganku’ ? aku? Ah, kau membuang waktuku saja. Minggirlah,”kata Hyun Ae sambil melepaskan genggaman tangan Jaehyo. Ia pun berjalan menjauh dari Jaehyo dan ‘kumpulannya’. Namun Jaehyo tidak melepaskannya dengan mudah. Ia pun menarik mantel Hyun Ae yang menyebabkan Hyun Ae hamper terjatuh.

“Aish!! APA YANG KAU MAU!! MINGGIRLAH DAN JANGN GANGGU AKU !!’’teriak Hyun Ae dan melepaskan cengkraman Jaehyo.

‘’Jaehyo-a, cepatlah bawa saja dia. Sebelum ada yang datang.”kata namja berambut coklat tua sama seperti Jaehyo, yang diketahui bernama Doojoon.

“Tidak, jangan kau bawa dia! Kau tahu kan dia yeojachingu si ‘hiu dari Utara’ ?Kita bisa diamarahi ketua kalau dia tahu !’’kata namja bernama Kyung.

“Aish, apa peduliku tentang ketua?kalian tahu sendiri kan?’’kata Jaehyo sambil menyentuh dagu Hyun Ae dan bersiap mencium Hyun Ae. Kini Hyun Ae hanya bisa pasrah, berharap ada siapapun yang menolongnya kali ini.

“Eomma!! Aku mau balon!!! Belikan aku sekarang!!’’rengek seorang anak kecil yang sedang menarik rok eommanya.

“Aigoo, yoogeun-a kau baru saja membeli miniatur mobil. Dan sekarang kau mau balon? Tidak , Eomma tidak akan membelikannya. ‘’kata eommanya. Yoogeun berlari kencang mendekati tempat Jaehyo, gengnya dan Hyun Ae berada. Sambil terus berteriak.

‘’Balon !! Aku mau balon eomma !! ‘’teriak Yoogeun. Baru saja Jaehyo mau menempelkan bibirnya di atas bibir Hyun Ae. Namun hal itu tidak terjadi karena kedatangan Yoogeun yang mengacaukan semua rencana Jaehyo. Dan juga, Hyun Ae selamat kali ini. Hyun Ae segera mengambil langkah panjang untuk segera kabur dari mereka dan pergi menuju halte bus. Junhyung yang melihatnya hanya santai dan menunjuk ke arah Hyun Ae.

‘’Dia pergi… ‘’kata Junhyung pada yang lain. Jaehyo berdecak kesal.

“Cih, lagi –lagi aku gagal mendapatkan yeoja itu…”kata Jaehyo kesal dan menonjok dinding didekatnya.

“Sudah kubilang, bawa saja dia..”kata Doojoon sambil mengambil pistol di sakunya. Dan mengelusnya perlahan.

“Kali ini dia beruntung…”kata Jaehyo.

‘’Waktu kita masih banyak, tenang saja..’’kata Kyung sambil menepuk bahu Jaehyo.

***

@RED TIGER Place

“Apa yang kau lakukan!! Jangan gegabah! Kau mau cari masalah dengan ‘hiu dari utara’ itu ya?!”teriak Zico, ketua Red Tiger pada Jaehyo.

“Ah,, mianhae tapi itu bagus bukan? Kita bisa menggunakan gadis itu untuk membuatnya lengah dan saat itu lah kita ambil beberapa kawasannya,eo?”kata Jaehyo menyeringai, Zico berpikir sebentar dan menyeringai.

“Tumben sekali otakmu berjalan? Baiklah kita akan buat rencananya!!”kata Zico dengan semangat. Jaehyo menonjok lengan Zico.

“Kau menghinaku ya? Kau pikir aku tidak pernah menggunakan otakku huh?”kata Jaehyo sambil tertawa kecil.

“Ppali, kita susun rencana untuk meruntuhkan Black Shark! “

“Red Tiger! Fighting!”

***

Rutinitas malam hari kembali dilakukan oleh Hyun Ae. Ia kembali melakukan pekerjaannya sebagai DJ. Ia mengganti pakaiannya di kamar mandi. Sejak kejadian tadi pagi. Ia langsung bercerita pada Ho Won bahwa ia diganggu oleh anggota geng lain. Karena Ho Won tidak bisa datang maka ia mengutus Woohyun, Myung Soo dan Hyun Kyo untuk mengawal Hyun Ae. Takut-takut ada yang menganggunya.

“Eonnie? Kau sudah selesai belum?”tanya Hyun Kyo dari balik pintu kamar mandi. Hyun Ae segera menyelesaikan riasannya dan berjalan ke arah Hyun Kyo.

“Ayo~~”kata Hyun Ae sambil berjalan dengan Hyun Kyo menuju panggung tempat Hyun Ae melakukan pekerjaannya.

Jam 11 malam tepat Hyun Ae memulai pekerjaan, untungnya hari ini waktu kerjanya tidak terlalu lama. Ia hanya perlu bekerja hingga jam 01.00 pagi.

Hyun Ae melihat jam tangannya sambil terus memutar piringan hitamnya.

“kurang 10 menit lagi.. heuhh… Fighting!!”kata Hyun Ae sambil tetap melihat ke arah pengunjung dan tersenyum. Ia melihat Hyun Kyo dan Myungsoo yang sedang beromantis ria dan duduk di depan bartender dengan Woohyun yang sedang mabuk-mabukkan dengan wanita asing.

Seorang pria menepuk pundak Hyun Ae pelan,

“Hyun Ae-ssi, istirahatlah dulu. Bagianmu akan digantikan anak magang selama 1 jam. Kau bisa bersantai dulu.”kata pemilik klub tempat Hyun Ae bekerja.

“Ah, ne~~ gamsahamnida Jungsoo ahjussi…”kata Hyun Ae yang segera melepaskan headphonenya dan meletakkannnya di meja.

Ia segera berjalan ke tempat Hyun Kyo dan kawan-kawan.

Hyun Kyo yang melihat kedatangan Hyun Ae segera melambaikan tangannya pada Hyun Ae,

“eonnie~~ kemarilah!! Bantu aku, Woohyun Oppa mabuk lagi nih!!”kata Hyun Kyo sambil menunjuk ke arah Woohyun yang masih membawa silver bullet cocktailnya.

Hyun Ae segera duduk di samping Woohyun,

“Sudah minum berapa gelas oppa?”tanya Hyun Ae pada Woohyun. Woohyun menepuk-nepuk kepala Hyun Ae.

“Oh? Kau datang? Hyun Ae-ya~~ kau tahu aku lihat ada bulan warna warni disini!! Hebat ya?”ucap Woohyun yang ngelantur. Hyun Kyo dan Myung Soo hanya menggeleng sambil menatap Woohyun aneh.

“lagi-lagi bicara yang tidak-tidak. Dia memang payah juga kalau sudah mabuk.”kata Myungsoo sambil meminum jus melonnya. Hyun Kyo melirik Myungsoo sinis.

“Oppa, kau pikir kau juga tidak sepertinya kalau mabuk?!uh?”kata Hyun Kyo. Myungsoo mengerucutkan bibirnya.

“Ya~~jagiya~~ jangan buka aibku disini!!”kata Myungsoo sambil merangkul leher Hyun Kyo.

“Oppa~~sesak nih!!”kata Hyun Kyo sambil berusaha melepaskan rangkulan Hyun Kyo. Woohyun yang melihat mereka langsung memukul kepala mereka berdua.

“Apa yang kalian lakukan?kalian mau saling membunuh ya?Hyun Ae-ya~~ ayo kita pergi ke bulan itu!!”ucap Woohyun yang makin menjadi ngelanturnya.

Dari kejauhan Zico dan Jaehyo memperhatikan Hyun Ae sambil meminum harakiri cocktailnya.

“Dia orangnya? Pacar si hiu dari utara itu?”tanya Zico.

“Yah~~ dia orangnya. Dia juga yeoja yang kusuka..”kata Jaehyo.

“Kau menyukainya? Aigoo jangan bermimpi. Sebenarnya aku juga malas kalau berurusan dengan pria itu. Tapi apa boleh buat? Ini demi memperluas area RED TIGER.”kata Zico.

“Jangan sakiti dia. Aku tak ingin menyakitinya. Aku tak tega..”kata Jaehyo sambil menatap ke arah Hyun Ae yang masih tertawa karena ulah Woohyun.

“Ara, ara.. aku tak mungkin mengganggu yeoja yang disukai temanku..”kata Zico sambil merangkul Jaehyo.

“Kita pergi saja,kkaja!”kata Jaehyo pada Zico. Dan mereka pun pergi dari klub.

***

[Ho Won POV]

Saat ini Black Shark sedang merencanakan pembantaian untuk merebut area kami yang terambil oleh RED TIGER. Yah, sekaligus memusnahkan geng tersebut.

“Kau frontal sekali Ho Won-i”kata Minwoo padaku. Aku tertawa lepas.

“hahaha, memang kenapa? Kau lupa julukanku apa karena kebiasaanku yang frontal ini?”jawabku pada Minwoo. Dongwoo hyung langsung menjawabnya dengan semangat.

“ Hiu dari utara kan? Aku tidak mungkin lupa itu.”jawab Dongwoo.

“jadi 4 hari lagi kita ke markas mereka?”tanya Sungjong dan Kwanghee bersamaan.

“Tentu, kita hajar mereka habis-habisan!!”kataku lagi.

Besoknya…

Aku terbangun dari mimpiku yang kurasa cukup buruk kali ini. Aku bermimpi Hyun Ae diculik dan diperkosa RED TIGER. Apa maksudnya ini? Apa ini pertanda buruk untukku?

Aku segera menghilangkan pikiran buruk itu dari otakku dan memulai olahraga pagiku.

Tak lama kemudian Hyun Ae mengirimkan sms padaku,

From : Hyun Ae©

“Oppa~~ kau bisa menjemputku kan hari ini?~ setelah itu ayo kita kencan?”

Aku tersenyum membaca sms-nya,

“arasseo, aku pasti datang..”

***

[Authot POV]

Jam telah menunjukkan jam 2 pagi. Ho Won bersiap untuk menjemput Hyun Ae.

Namun sebuah sms yang kurang menyenangkan masuk ke handphonenya,

From: Unknown number

“Hyun Ae ada denganku sekarang, apa yang akan kau lakukan huh? Aku sedang menikmatinya~ kau mau melihatnya? Datanglah ketempatku!! Pergilah sendiri!”

Ho Won tanpa pikir panjang langsung berlari ke arah markas RED TIGER. Tanpa berpikir itu benar atau tidak. Apabila menyangkut urusan Hyun Ae, ia benar-benar tidak bisa berpikir jernih. Pikirannya terbayang tentang waktu-waktu yang ia habiskan dengan Hyun Ae. Ia langsung berlari tanpa peduli tatapan orang –orang yang sempat ia tabrak.

Tak butuh waktu lama, Ho Won telah sampai ke markas RED TIGER. Disana seluruh anggota mereka telah menunggunya.

“Dimana Hyun Ae!!! Lepaskan dia!”kata Ho Won sambil memperlambat langkahnya.

Zico tertawa,

“haha.. langkahi kami dulu?eo?kau mau yeojamu bersamamu sekarang? Dia sedang menikmati waktunya yang ia habiskan dengan beberapa anggota kami. Aku sih, tidak mau menghabiskan waktuku dengan ‘wanita murah’ sepertinya!”kata Zico memanas-manasi Ho Won. Ia benar – benar bersemangat sekarang ini. Tentu saja, karena Ho Won hanya sendiri kali ini. Dan akan sangat mudah mengahajarnya dengan anggota lengkap RED TIGER.

Ho Won langsung panas mendengar kata –kata Zico yang dengan beraninya mengatakan gadisnya itu ‘wanita murah’. Tanpa pikir panjang lagi ia segera menghajar seluruh anggota RED TIGER. Sementara Zico duduk di singgasananya menikmati pemandangan yang disuguhkan Ho Won.

“Menarik sekali, dia cukup gegabah rupanya”

Di lain tempat Dongwoo mencoba menelpon Ho Won.

“Aigoo.. dimana dia? Kita jadi ke karaoke tidak sih?”kata Dongwoo.

“biasanya ia tepat waktu… dimana dia?”tanya Sungjong.

Tiba- tiba Myung soo datang dan berlari ke arah mereka.

“Dongwoo hyung!! Aku dapat berita dari Junyoung! Ada yang melihat Ho Won pergi ke markas RED TIGER!”

“bwo? Ia pergi sendiri?”tanya Dongwoo.

“hyung!! Ayo kita pergi sekarang! Bawa semua anggota untuk membantunya!”kata Sungjong yang segera memakai sepatunya.

Dongwoo masih terdiam dan memikirkan sesuatu.

“Hyung!! Apa yang kau pikirkan?ppali!!”kata Sungjong kesal.

Dongwoo pun segera mengambil jaketnya dan memakai sepatunya.

“Myung soo telepon Hyun Kyo tentang ini, suruh dia mengatakan hal ini pada Hyun Ae. Kurasa hanya Hyun Ae yang bisa menghentikan Ho Won kalau ia sudah marah besar. Aku yakin RED TIGER melakukan hal yang tidak-tidak untuk membuatnya marah sampai ia tak bisa berpikir dengan jernih.”kata Dongwoo yang segera berlari dengan Sungjong. Myung soo pun segera mengikutinya dan mengambil handphone nya untuk menelpon pacarnya, Hyun Kyo.

“Hyun Kyo-a! Jemput Hyun Ae noona sekarang! Ho Won hyung dalam bahaya!”

“……..”

“ppali!! Kita tidak ada waktu lagi!”kata Myungsoo yang langsung mematikan sambungan teleponnya.

***

Kini Ho Won sudah mencapai batas kemampuannya, beberapa anggota RED TIGER memberikan pukulan pada beberapa titik lemahnya.

“Kau bisa apa kalau sendirian! Kau bodoh juga rupanya!”kata Junhyung sambil menendang Ho Won yang sudah terjatuh sedari tadi. Diikuti tawa anggota lain.

“kau tahu?dia tidak ada disini! Kami hanya membodohimu saja! Dan kau percaya rupanya? Kata Taeil.

“haahh.. haahh.. sial..”guman Ho Won. Ia benar-benar lelah sekarang, tubuhnya pun sudah bersimbah darah. Kali ini ia bisa kalah kalau tidak ada bantuan yang datang. Pikirannya langsung melayang tentang Hyun Ae. Ia berpikir siapa yang akan melindungi Hyun Ae natinya. Lalu bagaimana appanya akan berkomentar kalau tahu ia kalah saat ini dan gagal mempertahankan wilayahnya.

Sebuah pukulan baru saja akan melayang pada Ho Won lagi. Namun di hadang oleh Sekelompok orang.

“Bantuan sudah datang rupanya? Kau beruntung”kata Zico pada Ho Won. Ho Won tersenyum samar. Ia mulai bangkit dengan perlahan.

“Berhenti kalian semua! Kalau kau mau menantang Black Shark dan merebut kekuasaan jangan hanya melawan ketua kami saja! Lawan kami dulu baru kau bisa mendapatkannnya!!!”teriak Sunggyu.

Tanpa aba-aba lagi semua anggota Black Shark langsung menyerang anggota RED TIGER. Begitu pula dengan Ho Won yang sudah berdiri dan mulai mengahajar Zico.

***

Klub telah sepi pengunjung, bartender yang sejak tadi menemani Hyun Ae pun sudah pulang sejak tadi. Hyun Ae melihat ke arah jam,

“Sudah jam 4, dimana dia? Perasaaku tidak enak.. apa terjadi sesuatu padanya?”kata Hyun Ae resah.

“Eonnie!!”teriak Hyun Kyo sambil mengatur nafasnya setelah berlari. Hyun Ae kaget melihat Hyun Kyo.

“Hyun Kyo-a? Wae ?”tanya Hyun Ae sambil menghampiri Hyun Kyo.

“Ho..woon..oppaaahh..diaa..”

“Dia kenapa?apa yang terjadi”tanya Hyun ae panik.

“Dia .. pergi.. ke markas…RED TIGER.. seorang diri….. aku…. takut… dia.. ma…ti…”kata Hyun Kyo terpatah-patah dan mengatur nafasnya. Hyun Ae pun langsung mengambil mantelnya.

“dimana itu? Katakan padaku!!”

“Akan aku antar!!”

Mereka berdua pun berlari secepat mungkin tanpa mengingat bahwa naik taksi dan sebagainya bisa lebih cepat.

Sementara di markas pertarungan masih terus berlanjut, dan lama kelamaan anggota RED TIGER mulai berkurang.

Zico dan Ho Won pun masih terus melayangkan pukulan ke satu sama lain. Ho Won benar- benar kalap. Kalu sudah begini, tak ada lagi yang bisa menghentikannya selain yeoja yang ia cintai, Hyun Ae.

“Oppa!!!!!!! Berhentilah!! “teriak Hyun Ae. Anggota Black Shark langsung menoleh ke arahnya.

“Hyun Ae-a!! Jangan disitu!! Berbahaya!”teriak Woohyun mengingatkan, di belakang Hyun Ae ada Hyun Kyo yang masih kelelahan.

Hyun Ae yang tak peduli langsung menerobos kerumunan dan berusaha menghentikan Ho Won yang terus melayangkan pukulan pada Zico yang sedari tadi sudah memohon ampun pada Ho Won.

“Oppa!! Hentikaann!! Jeball..”kata Hyun Ae sambil memeluk Ho Won dari belakang. Berharap itu akan menghentikan Ho Won.

Dan, benar..

Berhasil..

Ho Won berhenti memukul Zico.

Ho Won melihat Hyun Ae dan tersenyum lemah.

“kau.. selamat?”tanya Ho Won sambil menggenggam tangan Hyun Ae.

“Tentu.. kau berlebihan.. kau tahu? Aku menunggumu sejak tadi..”

“mianhae.. aku pikir kau benar – benar disandera mereka…dan..”

“dan ternyata tidak kan?”kata Hyun Ae. Ho Won langsung memeluknya erat. Hyun Ae pun membalas pelukannya.

“Dasar bodoh..”kata Hyun Ae lagi.

Anggota Black Shark yang melihatnya langsung tersenyum melihat mereka.

***

“kau diganggu mereka? Kenapa kau tidak bilang!”kata Ho Won sambil menatap Hyun Ae yang sedang sibuk menyelesaikan editing lagunya.

Yah, masalah telah selesai dan Ho Won berhasil merebut kawasan timur laut yang sempat direbut oleh RED TIGER yang kini telah tunduk dan jadi anak buahnya. Dan kini mereka semua sedang berkumpul di rumah Hyun Ae yang sedang mengadakan pesta barbeque,

“Aku hanya tidak ingin membuatmu susah, mianhae.. aku tak tahu kalau mereka yang mengangguku itu musuhmu. Jadi kupikir tidak perlu mengatakan hal ini padamu.”kata Hyun Ae sambil bangkit dari duduknya dan duduk di sofa bersama Ho Won.

Ho Won memutar tubuh Hyun Ae agar berhadapan dengannya.

“Apapun yang terjadi dengan mu, kau harus katakan padaku. Arasseo?”kata Ho Won sambil merangkum pipi Hyun Ae. Hyun Ae mengangguk pelan dan tersenyum.

“Baguslah”kata Ho Won. Ho Won pun membaringkan Hyun Ae dan bersiap menciumnya,

“oppa.. apa yang kau lakukan.. di luar ada banyak orang..”kata Hyun Ae malu-malu.

“Biar saja.. kita bisa lakukan ini tanpa suara kok…”goda Ho Won sambil mengerlingkan mata nakalnya. Ho Won pun mulai mendekatkan bibirnya dan mencium Hyun Ae.

BRAKK!!

“jagiya~~~~ aku bawa barbeque untukmu~”kata Jaehyo yang tanpa babibu langsung masuk ke kamar Hyun Ae. Dan ia melihat Hyun Ae berciuman dengan Ho Won. Ho Won langsung menatap Jaehyo dengan sinis.

“Ya!!! Apa yang kau lakukan!! Dan siapa yang kau sebut jagiya!! Dia yeojaku!keluar sekarang!!”kata Ho Won yang merasa kesal karena waktu romantisnya terganggu. Jaehyo yang menyadari ada Ho Won di situ langsung bersujud di depan Ho Won.

“Mianhamnida Boss!!”kata Jaehyo memohon ampun.

“Aish!! Tidak ada ampun untukmu!! Keluar!!”bentak Ho Won

Jaehyo pun langsung ngacir takut-takut dikejar oleh ketua barunya itu. Ho Won langsung mengunci pintunya. Takut – takut ada yang masuk seperti tadi.

“Jagiya~ ayo kita lanjutkan saja yang tadi? Eo?”kata Ho Won sambil tersenyum nakal. Ia mulai mengangkat kaosnya dan memperlihatkan abs-nya yang bagus. Hyun Ae langsung menggeleng cepat.

“Oppa!! Andwae!!”

END

Share by : bapfiniteina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • %d blogger menyukai ini: